Telur dalam proses pembuatan cake berfungsi untuk membentuk struktur cake atau badan cake sebagai akibat dari kandungan protein yang akan mengalami koagulasi (penggumpalan) selama proses pemanggangan. Keistimewaan fungsi telur dalam pembuatan cake adalah sifat putih telur dan kuning telur yang mampu menangkap udara dalam proses pengadukan adonan, sehinga telur dapat membantu dalam proses pengembangan adonan… Read More


Proses pembuatan roti adalah sebuah proses yang exact (pasti) seperti proses pembuatan makanan lainnya. Akurasi penimbangan atau ketelitian penimbangan berfungsi untuk mencegah kesalahan dalam penggunaan bahan. Gunakan takaran yang jelas ukurannya dan jangan dikira-kira dengan takaran yang tidak menentu. Timbang bahan dengan menggunakan timbangan yang sudah ditera atau dikalibrasi serta hindari menggunakan tangan, sendok atau… Read More


Mixer atau Pengaduk Adalah alat yang di gunakan untuk mengaduk adonan dari mencampur bahan-bahan dalam kondisi kering (dry ingredients) hingga membentuk adonan. Fungsi utama mixer adalah untuk melarutkan bahan-bahan yang di gunakan dalam proses pembuatan roti dan mengaduk adonan hingga adonan menjadi kalis (fully develop). Pada prinsipnya mixer di buat agar dapat digunakan untuk mengaduk… Read More


Penggunaan bahan-bahan dalam pembuatan roti secara umum terbagi menjadi 2 klasifikasi besar yaitu : Bahan utama dan bahan tambahan. Untuk bahan utama yang di gunakan terdiri dari: Tepung terigu, yeast , garam dan air. Disebut bahan utama artinya keempat bahan tersebut merupakan bahan yang  harus di gunakan dan tidak dapat di pisahkan satu dengan lain… Read More


C. Garam Garam yang di gunakan dalam proses pembuatan roti adalah garam meja atau garam dapur yang di gunakan dalam makanan pada umumnya. Garam yang di kenal sehari-hari adalah senyawa kimia NaCl yang terbentuk dari sodium dan clorida dan di kenal dengan garam dapur. Fungsi garam dalam pembuatan roti meliputi : – Meningkatkan aroma dan… Read More


Dalam proses pembuatan cake tehnik perhitungan resep yang di gunakan sama dengan pembuatan roti. Di sini berlaku cara perhitungan yang di dasarkan pada prosen baker atau baker’s percent dengan tepung sebagai dasar perhitungan dalam formula (Tepung terigu di anggap 100% dan di jadikan sebagai acuan perhitungan bahan-bahan lain dalam resep). Untuk lebih jelasnya tentang baker’s… Read More


Wheat kernel atau biji gandum merupakan keseluruhan biji gandum yang terdiri dari 3 bagian utama endorsperm 83%, bran 14,5% dan wheat germ 2,5 %. Dalam proses pembuatan tepung terigu bagian dari biji gandum (wheat kernel) yang di ambil adalah bagian ensdosperm, sedangkan bagian kulit atau bran dan germ di pisahkan untuk di jadikan produk sisa… Read More


Bahan – Bahan Pembuat Roti Dan Fungsinya B. Air Air merupakan bahan baku terbesar kedua dalam resep roti di tinjau dari prosentase dalam resep. Kualitas air yang selalu berubah-ubah meskipun dari sumber air yang sama dapat mengakibatkan persoalan dalam proses pembuatan roti. Dengan adanya air sebagai pelarut dan pengikat bahan-bahan yang di gunakan dalam proses… Read More


Klasifikasi Tepung Terigu

KLASIFIKASI TEPUNG TERIGU Secara umum tepung terigu yang di hasilkan dari Industri penggilingan terigu (flour mill) di bedakan menjadi 3 kategori utama berdasarkan kandungan protein terigu yang di hasilkan. Ketiga kategori tersebut adalah : 1. Tepung Terigu dengan kandungan protein tinggi (Hard flour) Hard flour memiliki kandungan protein antara : 12 – 14%. Tepung jenis… Read More