Sebagai salah satu bagian dari pengembangan Pengajaran  kewirausahaan di bidang bakery dalam lingkup Program Pengajaran Bisnis Makanan, maka  menjadikan usaha bakery sebagai salah satu bidang yang akan di ajarkan merupakan pilihan yang tepat.

Setidaknya salah satu alasan kuat yang menjadikan usaha bakery sebagai salah satu pokok bahasan dalam bisnis makanan adalah  Potensi Pasar Bakery di Indonesia yang sangat besar.  Tentunya untuk belajar mendalami ilmu Bakery tidaklah cukup jika hanya berbekal referensi semata atau hanya secara teoritis.

Dunia Baking merupakan dunia yang sangat dinamis dengan pendekatan gaya pembelajaran kinestetis yang melibatkan seluruh panca indera, termasuk harus melakukan praktek secara hands-on atau terjun langsung praktek sendiri dalam membuat berbagai produk bakery.

Mengapa harus Hands-on atau terjun langsung ? Berbagai alasan yang melatarbelakangi bahwa dalam mengajarkan bread making process harus di lakukan praktek langsung secara  mandiri (hands on) adalah sebagaimana berikut ;

  1. Dunia Bakery sebagai bagian dunia makanan memerlukan sebuah proses pembuatan yang sistematis dan terinci dalam membuat aneka produknya. Tidak seperti masakan yang dalam proses pembuatannya bisa di lakukan berdasarkan “feeling” atau di takar secara kasar.

 

  1. Di dalam proses pembuatan roti atau bread making perlu di lakukan dengan penimbangan yang teliti serta perlu di lakukan kontrol yang melibatkan indera perabaan selama proses pembuatannya, sehingga di perlukan kemampuan melihat dan memegang berbagai hal penting dalam adonan yang berpengaruh pada kualitas roti yang dihasilkan. Beberapa proses yang perlu melibatkan kontrol perabaan atau dengan menggunakan tangan diantaranya adalah ; melihat kalisnya adonan, proses rounding, cutting, degassing atau rolling dan melihat proses fermentasi akhir (final proofing).

 

  1. Untuk memperoleh pengalaman dalam proses pembuatan roti (bread making process) tentunya tidak cukup hanya di pelajari secara teoritis, namun harus di buktikan dengan terlibat dalam proses pembuatan secara langsung.

 

  1. Penentuan standard operation dalam proses pembuatan roti harus di lakukan secara manual dengan melakukan pengecekan dengan menyentuh adonan, untuk itu perlu memiliki pengalaman dan jam terbang tinggi untuk melihat beberapa titik krusial dalam proses pembuatan roti. Diantaranya yang paling utama adalah menentukan kalisnya adonan.

 

  1. Sebagai bagian akhir selama proses yang juga melibatkan berbagai indera manusia adalah saat proses pembakaran. Dalam proses pembakaran ini harus memiliki pengalaman dalam menentukan fase akhir proses pemanggangan berakhir, diantaranya dengan melibatkan indera penglihatan dan penciuman. Kita harus mengenali bagaimana warna roti yang di hasilkan harus memiliki warna yang golden brown (coklat keemasan) secara merata di seluruh permukaan kulit roti yang di hasilkan. Jangan sampai terlewatkan hingga tercium aroma gosong atau over bake saat proses ini berlangsung.

 

Dengan berbagai alasan di atas maka Life Empowering Center bekerjasama dengan Sriboga Customer Center Jogjakarta bersama-sama membangun komunitas yang berminat dalam pengembangan kewirausahaan di bidang Bakery.

Bersama dengan Komunitas “Prodi Bisnis Makanan” Universitas Ahmad Dahlan Jogjakarta acara Basic Bread Making Workshop di laksanakan pada hari Rabu 18 April 2018.

Basic Bread Making Workshop merupakan program pelatihan bagi para profesional, pengusaha , mahasiswa , Guru dan Dosen yang berkeinginan mempelajari dunia baking dengan pendekatan scientific serta berdasar pendekatan secara praktek terbaik (best Practices) di industry Bakery.

Materi yang di pelajari meliputi kombinasi antara teori dan praktek langsung (hands –on) untuk melihat pengaruh berbagai bahan atau ingredients dalam pembuatan roti serta praktek pembuatan produk roti dengan berbagai bentuk dan isian.

Durasi program ; 2 hari kombinasi teori dan  praktek pembuatan produk roti (tawar open top, tawar kasino, roti manis dan donut). Seluruh program di susun berdasar referensi buku A-Z Bakery. Silahkan menghubungi kami untuk program workshop bagi komunitas anda.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *