Gerakan literasi sekolah merupakan sebuah gerakan yang bertujuan untuk meningkatkan minat baca bagi para siswa atau anak didik usia sekolah.

Sebagaimana yang di sajikan oleh Liputan6.com bahwa Hasil penelitian Programme for International Student Assessment (PISA) pada 2012 menyebutkan, budaya literasi masyarakat Indonesia terburuk kedua dari 65 negara yang diteliti di dunia.

Melihat rendahnya minat literasi di Indonesia itulah yang mendorong Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemdikbud) menggagas Gerakan Literasi Nasional.

“Menurut survei BPS, 90,27 persen anak usia sekolah suka menonton televisi, sedangkan hanya 18,94 persen yang suka membaca. Selain itu, dari hasil penelitian yang didapat, indeks membaca masyarakat Indonesia 0,001. Artinya, dari 1.000 orang Indonesia, hanya satu yang suka membaca.

Berdasar data di atas menunjukan sebuah realitas yang tengah di hadapi bangsa Indonesia , bahwa generasi mudanya memiliki Minat baca yang sangat rendah.

Untuk itu perlu di lakukan sebuah gerakan literasi di sekolah, terutama di tingkat Sekolah menengah atas. Sebuah gerakan literasi Sekolah sebenarnya merupakan gerakan partisipatif seluruh stake holder dunia Pendidikan yang melibatkan siswa atau peserta didik, guru pengajar, Kepala Sekolah, Akademisi, Penerbit dan Dunia Usaha yang bertujuan akhir meningkatkan Minat Baca bagi Siswa atau Anak didik.

Sejalan dengan gerakan ini, kehadiran Buku PASTRYPRENEUR layak di jadikan sebagai referensi gerakan LITERASI SEKOLAH sekaligus sebagai BUKU PENDAMPING AJAR bagi Siswa Tata Boga atau Patiseries di Indonesia.

Mengapa Buku ini layak di jadikan sebagai sebuah referensi ? Setidaknya ada 5 alasan utama yang melatarbelakangi mengapa buku PASTRYPRENEUR layak di sebut sebagai Buku Gerakan Literasi, adalah sebagaimana berikut :

1. Buku Pastrypreneur merupakan buku yang di buat sebagai hasil kolaborasi atau kerjasama antara Penulis, Pihak Sekolah khususnya SMKN 7 SURAKARTA dan Pihak Penerbit Metagraf. Buku Pastrypreneur mengusung tema Bakepreneurship atau menumbuhkan jiwa entrepreneur di bidang Bakery bagi siswa SMK.

 

2. Buku Pastrypreneur merupakan BUKU PENUNJANG PELAJARAN TATABOGA atau PATISERI yang mengisi Gap Pemahaman Ilmu Patiseri antara Dunia Pendidikan, khususnya Pendidikan Menengah setingkat SMK dengan Dunia Industri Bakery di Indonesia.

Terbukti dari testimoni Para Guru pengajar Tata Boga SMKN 7 Surakarta yang memberikan testimoni bahwa selama terlibat sebagai Team Baking And Cooking saat pembuatan buku tersebut, banyak tehnik baru yang dapat di pelajari dalam pembuatan Pastry, khususnya Pastry yang terbuat dari adonan lipat (laminated dough).

3. Antusiasme pihak sekolah yang begitu besar dengan melibatkan seluruh siswa Tata Boga untuk mengikuti acara Launching Buku yang merupakan bagian karya dari Para Pengajar Guru Tata Boga, sehingga memunculkan kebanggan secara kolektif antara Siswa dan Pihak Sekolah .

Kebanggan tersebut terwujud dengan Persembahan sebuah karya kolaborasi antara Penulis, Pendidik , Institusi Pendidikan dan Dunia Usaha khususnya dari Pihak Penerbit.

4. Tindak lanjut dari Pembuatan Buku Pastrypreneur adalah melakukan proses pengajaran Pastry di Sekolah dengan mewajibkan Anak Didik, khususnya kelas X dan XI di SMKN 7 Surakarta yang harus membaca materi buku, sekaligus melakukan Praktek dengan resep dan metode pembuatan yang ada dalam buku.

5. Buku Pastrypreneur juga menjelaskan bagaimana cara membangun 4 karakter utama untuk menjadi seorang Cook atau Chef Handal, yang merupakan gambaran masa depan karir anak didik untuk memasuki dunia Industri Kuliner atau Food Services pada umumnya.

Semua sudah di jelaskan secara detail dalam buku Pastrypreneur dengan memberikan ulasan dari Para Chef profesional yang di jadikan role model atau panutan saat mereka membangun karir sebagai Chef baik di dalam maupun di luar negeri.

Selain itu tidaklah berlebihan hingga majalah kulinologi juga memberikan apresiasi terhadap terbitnya BUKU PASTRYPRNEUR INI.

Semoga dengan terbitnya Buku Pastrypreneur dapat di jadikan sebagai referensi gerakan LITERASI LITERASI SEKOLAH, sekaligus sebagai Panduan Usaha Bakery dan Pastry bagi mereka yang akan menekuni usaha bakery.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *