Banyak pertanyaan yang sering kali disampaikan saat seminar atau baking demo apa yang di maksud dengan obat atau pengembang roti?

Di dalam dunia baking sebenarnya ada 2 istilah teknis yang berhubungan dengan proses pengembangan adonan, yaitu pengembangan melalui proses biologi dan kimiawi atau chemical Leavening.

Bagi  sebagian kita, terutama yang masih awam di dunia Rerotian saat akan membeli produk-produk tersebut di Toko Kue, masih sering mencampur adukkan kedua istilah tersebut, sehingga kita hanya mengikuti penjualnya tanpa mengetahui bahan apa yang sebenarnya kita perlukan.

Untuk proses pembuatan Roti, istilah Obat atau pengembang sebenarnya lebih mengacu apa yang di kenal dengan Improver atau lebih lengkapnya Bread Improver.

Secara teknis Bread Improver adalah bahan kimia pangan (food grade) yang berfungsi untuk  meningkatkan kualitas roti dengan 2 fungsi utama, menghasilkan gas (gas production) dan menahan gas (gas retension), sehingga roti yang di hasilkan akan mengembang (memilki volume besar) dan lembut atau empuk.

Untuk lebih mengetahui bread Improver silahkan baca di sini. Pertanyaan selanjutnya apakah setiap proses pembuatan roti HARUS menggunakan Improver?

Jawabnya, secara Teknis sebenarnya kita tidak membutuhkan improver, mengingat improver bukan merupakan bahan utama dalam proses pembuatan roti. Artinya tanpa improver pun roti yang di buat akan tetap mengembang, selama menggunakan Yeast. Untuk lebih lanjut mengenai fungsi yeast dapat di baca di SINI.

Nama lain bread improver ada yang menyebut dough conditioner yang secara teknis sebenarnya merupakan bread improver yang bekerja seccara spesifik mempercepat proses matangnya gluten (mellowing the gluten).

Lalu kenapa kita harus menggunakan Improver? Dan berapa dosis yang di gunakan? Sejak di ketemukannya Teknologi  Bread Improver, secara proses produksi roti massal atau dalam jumlah besar, para produsen berkeinginan untuk menjaga kualitas produknya dengan  yang konsisten setiap waktu, sehingga alasan inilah melatar belakangi   agar produknya lebih mengembang dengan tekstur yang halus.

Sedangkan dari aplikasi produk sebenarnya setiap improver tidak bisa di gunakan untuk semua produk (general) mengingat untuk tiap aplikasi membutuhkan karakter roti yang berbeda-beda. Sedangkan untuk dosis tergantung dari pabrikan improver masing-masing.  Untuk melihat Tips cara menggunakan Improver silahkan di SINI.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *