Sebagai salah satu produk cake yang sudah sangat popular di Indonesia, Brownies bisa di katakan sebagai salah satu produk Cake yang banyak penggemarnya.

Pertumbuhan penyuka brownies ini tercermin dengan semakin banyaknya outlet bakery yang menyediakan produk tersebut dengan berbagai rasa yang di tawarkan, bahkan ada yang memulai usaha dengan mengandalkan Brownies sebagai produk utama dalam outlet Bakery-nya.

Salah satu Bakery yang mengkhsususkan produk Brownies di Jawa Tengah adalah Rumah Brownies Maylisa.

Pemilik usaha Brownies ini, Ibu Titik Lindawati memulai usaha brownies dengan mengandalkan hobi dan kecintaanya dalam memasak dan membuat kue.

Berbekal  hanya dengan menggunakan mikser tangan (hand mikser) dan oven kaleng (oven sederhana) yang di miliki Ibu Titik memulai usaha Brownies dengan di temani 2 orang karyawan.

Untuk melihat tentang peralatan dan fungsi bahan serta cara usaha bakery baca juga di www.usahabakery.com

Penggunaan Nama Maylisa diambil dari nama anak perempuan pertama Ibu Linda. Alasan mengkhususkan diri pada produk brownies adalah, brownies merupakan makanan yang banyak di gemari oleh segala jenis umur, mulai anak-anak, remaja, dewasa dan orang tua,  dengan   kelas menengah sebagai target pasarnya, sehingga margin yang di peroleh bisa lebih besar di banding dengan produk lainnya.

Awal pertama kali usaha, pemasaran di lakukan dengan melalukan kongsinasi (titip jual) atau di setor ke outlet-outlet toko oleh-oleh khas Semarang, dan tentunya dengan memberikan icip-icip atau food testing kepada teman-teman dekatnya.

Dari proses pemasaran yang sederhana ini, sekarang Maylisa sudah memiliki 8 outlet yang tersebar di sekitar Semarang mulai dari Salatiga, Bawen dan Semarang kota.

Aneka produk Brownies yang di buat dengan menggunakan proses Bakar (oven) dan Kukus. Untuk Brownies Bakar memiliki rasa original, Blondie, Marmer, Oven Pisang, Brownies dan brownies Kacang.

Sedangkan untuk brownies kukus memiliki rasa Brownies Kukus Coklat, brownies Kukus lapis, Brownies Kukus marble, Pandan, Tiramisu dan Strawberry.

Selain itu  saat ini juga di kembangkan aneka brownies baru diantaranya Brownies Kukus  Pelangi, Blueberry, Lemon, Mint, dan Cream cheese .

Dengan banyaknya varian rasa yang dimiliki, saat ini  total produksi yang di buat sekitar 2000 buah per hari dengan 15 orang karyawan.

Salah satu Kunci keberhasilan berkembangnya Rumah Brownies Maylisa adalah keberanian untuk membuka outlet dengan menyewa sendiri, yang pada awalnya hanya bersifat kongsinasi (jual titip), kemudian di buat sistem pemasaran dengan bagi hasil bagi rekanan yang dapat menyediakan tempat yang strategis.

Dengan sistem ini  produk yang di jual tidak hanya khusus produk Maylisa Brownies namun di tekankan menjual produk khas oleh-oleh Semarang, dimana pemilik outlet menyediakan tempat sendiri dengan sistem kontrak tahunan.

 

ikuti kisah inspirasinya di buku CAKEPRENEUR

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *