final proofingPROOFER Adalah alat atau mesin yang digunakan untuk mengembangkan adonan beragi saat proses fermentasi akhir atau final fermentation melalui proses kontrol udara dan kelembaban udara (relative humadity). Dalam proses pembuatan roti yang terjadi di Indonesia, penggunaan Proofer dapat digantikan dengan cara menutup adonan dengan plastik, mengingat temperatur udara dan kelembaban udara di Indonesia mendekati dengan temperatur dan kelembaban udara untuk mengembangkan adonan. Ada beberapa tipe Proofer yang ada di pasaran:

1. Proofer Box atau Cabinet Proofer

Proofer jenis ini dilengkapi dengan 1 atau 2 pintu untuk masuknya adonan dengan jumlah kapasitas loyang antara 18–36 loyang. Besar kecilnya kapasitas Proofer Box tergantung dari produsen yang memproduksi. Dalam Cabinet Proofer dilengkapi dengan alat pemanas air yang biasanya terletak di bagian bawah, serta alat pengatur suhu untuk menjaga ruang Proofer pada temperatur 35o–40oC. Proofer Box ataupun Cabinet Proofer merupakan Proofer yang dapat dengan mudah dipindahkan dari satu tempat ke tempat yang lain sesuai dengan ruangan yang tersedia.

2. Modular Proofer

Adalah Proofer yang dibuat secara menetap atau statis dengan ukuran yang disesuaikan dengan kebutuhan ruang Proofer yang akan digunakan.

3. Retarder Proofer

Adalah mesin yang digunakan untuk menyimpan adonan lebih dari 24 jam atau lebih dengan cara mendinginkan adonan, sehingga proses fermentasi dapat dihambat sesuai dengan waktu yang diinginkan dan dipindahkan secara otomatis menuju proses proofing.

Untuk melihat lebih jelas bentuk-bentuk proofer kabinet dan berbagai perubahan kimia yang terjadi selama proses fermentasi adonan dapat di lihat dalam buku A-Z BAKERY.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *