SHARE2FPMIXER01Mixer atau Pengaduk

Adalah alat yang di gunakan untuk mengaduk adonan dari mencampur bahan-bahan dalam kondisi kering (dry ingredients) hingga membentuk adonan. Fungsi utama mixer adalah untuk melarutkan bahan-bahan yang di gunakan dalam proses pembuatan roti dan mengaduk adonan hingga adonan menjadi kalis (fully develop). Pada prinsipnya mixer di buat agar dapat digunakan untuk mengaduk segala bentuk adonan dari adonan untuk roti, cake, biskuit dan pastry, namun setiap mixer memiliki kelebihan masing-masing. Ada beberapa jenis pengaduk roti (mixer) yang biasa di gunakan dalam Industri roti dengan berbagai ukuran atau kapasitas yang dimiliki , diantaranya :

1. Planatery mixer adalah :

Jenis mixer yang menggunakan prinsip pengaduk berputar mengelilingi bowl atau wadah yang tetap (statis) dengan bowl yang dapat di buka atau diangkat secara terpisah. Mixer jenis planetary dilengkapi dengan 3 tipe pengaduk yaitu : Hook, Paddle (flat beater) dan whisk (whipper) . Pengaduk tipe hook berfungsi untuk mengaduk adonan roti, Paddle (Flat beater) digunakan untuk adonan biscuit atau short pastry (rub in method), sedangkan whisk (whipper) digunakan untuk adonan cake (batter) atau cream. Dengan kelengkapan tersebut maka tipe mixer planetary sangat multi guna untuk membuat berbagai jenis adonan. Planetery mixer sangat sesuai untuk home industri dan bakery berskala kecil .Kapasitas yang tersedia di pasaran antara 5 liter hingga 30 liter.

2. Spiral mixer

Adalah mixer dengan kapasitas besar dengan pengaduk dan bowl yang berputar saling berlawanan. Spiral mixer merupakan mixer yang khusus untuk adonan beragi (yeast raised dough) seperti untuk : adonan roti, pastry, donut dan lain-lain. Keunggulan mixer jenis spiral adalah kemampuan yang dimiliki untuk menghasilkan adonan yang tidak cepat panas dengan tingkat kalis yang cepat dan merata, di karenakan bowl ikut berputar. Kapasitas yang tersedia di pasaran sangat beragam dari ukuran antara 20 liter hingga 50 liter . Melihat besarnya kapasitas yang di miliki umunya spiral mixer di peruntukkan untuk Industri bakery, Modern bakery, Hotel dan restaurant yang memiliki kapasitas produksi besar.

3. Kneader mixer
Kneader atau double arm mixer adalah mixer yang mempunyai dua pengaduk (seperti tangan) dengan bowl yang berputar secara perlahan. Kombinasi mekanis tersebut menyebabkan mixer seolah-olah memiliki kemampuan mekanis meremas, menarik, mengangkat dan melipat adonan selama proses pengadukan berjalan. Kelebihan mixer jenis tersebut adalah faktor friksi (gesekan adonan dengan bowl) sangat rendah. Disamping itu proses perputaran bowl yang pelan mengakibatkan intake energi yang mengenai adonan rendah, sehingga panas adonan setelah proses pengadukan dapat lebih dingin dibanding mixer jenis lain. Keuntungan utama lainnya menurut (Pyler, 1974) , double arm mixer sangat sesuai untuk roti yang mengandung biji-bijian dan buah kering (raisin), serta memiliki fleksibilitas untuk digunakan dalam adonan roti (bread dough) termasuk roti manis, biscuit, puff pastry, pie dan pretzels.

4. Tipe Z Sigma mixer

Mixer jenis sigma adalah mixer yang memiliki pengaduk secara horisontal dengan menggunakan double jacket. Mixer jenis tersebut merupakan mesin yang di design untuk kapasitas dan beban adonan besar (heavy duty). Bowl yang menggunakan double jacket dilengkapi pendingin yang bersirkulasi mengelilingi bowl dengan fungsi untuk mendinginkan adonan. Selain itu bowl dilengkapi dengan bahan pengisolasi seperti (urethan) yang dapat menahan proses pendinginan dan menghindari terjadinya kondensasi air di sekitarnya. Penggunaan mixer ini umumnya untuk aplikasi di Industri besar (manufaktur ) yang khusus memproduksi produk-produk roti (specialty bread ).

3 TIPS MEMILIH MIKSER

1. Jika produk yang akan di buat beraneka ragam seperti roti, cake ataupun biskuit dengan kapasitas kecil maka mixer tipe planetary yang memiliki 3 jenis pengaduk (hook,beater dan whipper) merupakan pilihan terbaik yang dapat digunakan.

2. Pilihlah mixer yang memiliki kapasitas pengadukan 10 – 25 % lebih besar dari kondisi kapasitas produksi yang dimiliki sekarang.

3. Jika produk yang akan di buat merupakan produk roti (yeast raised dough) ataupun Pastry, maka mixer spiral akan memberikan hasil yang lebih optimal

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *