Fusion Foodmhs(01)

Sebuah inovasi olahan makanan dalam sejarah kuliner di dunia.

Pernahkan kita mendengar Double Black Pepper Beef Burger ataupun mungkin Prosperity Burger dari Mac Donald ? Terdengar aneh mungkin di telinga kita, namun sejatinya kedua makanan tersebut merupakan kombinasi Burger yang secara historis berasal dari America dan XO Beef Black Pepper yang merupakan masakan khas Cina.

Kita hidup di dunia yang semakin hari terasa semakin menyempit dengan batas antar negara atau benua yang makin dekat. Begitu halnya dengan lidah kita, yang sering kali akan saling mempengaruhi ataupun di pengaruhi dari berbagai makanan yang berasal dari belahaan dunia lain. Saat ini Kita dapat menikmati makanan yang berasal dari kombinasi makanan yang berasal dari berbagai negara, yang mungkin belum pernah terjadi pada masa orang tua kita dahulu.

Merupakan sebuah hal yang sudah umum di dunia memasak dalam mencampur ataupun memadukan berbagai jenis makanan pada era sekarang ini, seperti dalam contoh variasi Burger diatas. Fusion food merupakan sebuah ide mengkombinasikan berbagai jenis makanan yang berasal dari gaya hidup yang mulai tumbuh pada akhir tahun 70 an di negara eropa khususnya Inggris dan Amerika, yang merupakan negara dengan penduduk pendatang (imigran) yang beragam dari berbagai negara. Berdasar konsep awal, istilah Fusion merupakan kombinasi bahan baku (ingredients) dan cara memasak (method of cooking) antara dua atau lebih makanan yang berasal dari berbagai belahan dunia.

Pada akhirnya, konsep Fusion melahirkan berbagai inovasi baru dalam dunia Makanan dan Minuman di dunia, dengan kemunculan restoran yang menyajikan berbagai menu baru yang menawarkan pengalaman baru dalam menikmati makanan, dengan cita rasa (taste) yang berasal dari bahan baku (ingredients) yang di gunakan, penampilan (presentation) dan tentunya cara memasaknya dengan mengkombinasikan berbagai budaya dunia.

Istilah Fusion

Menurut David Farbacher, ahli Fusion Food dari Pitsburgh Amerika, mendefinisikan Fusion berdasar 3 kategori besar dalam dunia kuliner. Pertama adalah mengkombinasikan satu jenis makanan yang berasal dari satu negara dengan gaya penyajian dari negara lain. Contoh pada fusion kategori ini adalah, masakan Cina yang di perkaya dengan sentuhan akhir bergaya Jepang atau Korea. Kedua adalah mengkombinasikan 2 jenis masakan dari 2 negara dengan cita rasa budaya yang berbeda untuk menghasilkan menu baru. Contoh masakan asli Sumatera Barat atau Padang di buat dengan cara memasak jepang ala teppayaki atau cara memasak lainnya. Contoh menu yang di kembangkan oleh Chef Abadi Luthfi dari Suntiang Restaurant di Pondok Indah Jakarta seperti ; Edamame Balado, Beef Rind Miso Soup, Rendang Roll, Gulai Ramen, Rendang Tamago Bowl, Sizzling Beef Tounge with Green Chilli and asam pade saus, dan Laman Kato Sarikayo.
Jenis Fusion ketiga adalah menkombinasikan makanan dari 2 negara yang berbeda dalam satu sajian secara bersaam (dalam satu pot). Contoh : California Pizza yaitu pizza dengan adonan tipis ala italia dengan topping ala California. Disini merupakan kombinasi antara adonan pizza yang tipis (crusty) yang tidak umum bagi masyarakat Amerika yang mengenal adonan pizza, seperti adonan roti ala Pizza Hut dengan topping berbagai bahan baku khas California (Sumber : The Jakarta Post, 24 April 2014)

Bagaimana dengan Fusion Bakery ?

Istilah Fusion ternyata tidak hanya berkembang dalam dunia kuliner, namun juga diadaptasi oleh Industry Bakery. Sebagaimana istilah bakery yang berasal dari kata “bake” dalam bahasa Ingris yang berarti memanggang atau melalui proses pengovenan, maka Istilah Fusion Bakery adalah kombinasi cara mengolah berbagai produk bakery (Bread, Cake, Pastry and Cookies) dengan menggabungkan penggunaan bahan baku lokal Indonesia (Local Ingridients) melalui proses pemanggangan atau pengovenan. Contoh produk dalam kategori istilah fusion tersebut adalah : Cake pisang, Cake Salak, Bolen Blondo, Cookies Tengkleng, Cookies Tempe dan lain sebagainya Atau Istilah Fusion di dunia Bakery dapat juga diartikan penggunaan bahan baku yang umumnya di gunakan untuk membuat aneka jenis produk bakery namun diolah dengan cara bukan proses pemanggangan (non Baking) , seperti penggunaan kukus atau steam. Dalam istilah kedua ini maka contoh produk favorit yang berkembang di Indonesia adalah aneka jenis Bolu kukus, Brownies Kukus dan contoh aneka produk bakery yang di buat dari bahan baku yang umumnya untuk bakery namun dengan cara memasak selain dipanggang atau di oven.

Compiled By :

M. Husin Syarbini, STP
Baking Consultant, Entrepreneur, Lecturer and Book Author

Refferences ;
The Jakarta Post. , Kamis, 24 April 2014, Fusion Food : A new Wave of Culinary Sensation. Jakarta
Syarbini Husin., 2013. A-Z Bakery. Metagraf., Creative Inprint of Tiga Serangkai. Surakarta

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *