Klasifikasi Tepung TeriguKLASIFIKASI TEPUNG TERIGU

Secara umum tepung terigu yang di hasilkan dari Industri penggilingan terigu (flour mill) di bedakan menjadi 3 kategori utama berdasarkan kandungan protein terigu yang di hasilkan. Ketiga kategori tersebut adalah :

1. Tepung Terigu dengan kandungan protein tinggi (Hard flour)

Hard flour memiliki kandungan protein antara : 12 – 14%. Tepung jenis ini merupakan tepung yang sangat baik untuk membuat berbagai jenis roti yang memerlukan volume besar atau untuk roti yang dicampur dengan buah atau biji-bijian. Dikarenakan roti yang di campur dengan buah –buahan atau roti yang di campur dengan biji-bijian memerlukan struktur yang kokoh untuk menopang tekstur roti secara keseluruhan sehingga di perlukan tepung yang kuat (strong flour), contohnya ; Raisin bread (roti kismis), Whole wheat bread (roti gandum), Seven grain bread (roti biji-bijian). Disamping itu jenis Hard Flour sangat cocok digunakan untuk pembuatan mie dengan tingkat elastisitas dan kekenyalan yang kuat, sehingga mie yang di hasilkan akan sangat kenyal (chewy) dan tidak mudah putus saat di proses atau dimasak. Untuk mengenal jenis tepung dan aplikasinya produsen tepung terigu pada umumnya mencantumkan rekomendasi penggunaan dalam kemasan produk.

2. Tepung terigu dengan kandungan protein sedang(Medium Flour)

Medium Flour memiliki kandungan protein antara : 10 – 11.5 % . Tepung jenis ini merupakan jenis tepung yang biasanya di gunakan untuk berbagai jenis aplikasi produk atau lebih dikenal multipurposes/ all purpose flour. Medium flour dapat di gunakan untuk membuat aneka roti, cake,mie basah, pastry, kue dan bolu, yang pada prinsipnya untuk membuat aplikasi produk apa saja termasuk aplikasi adonan yang digoreng (tepung coating).

3. Tepung terigu dengan kandungan protein rendah (Soft Flour)
Soft flour memiliki kandungan protein atara : 8 – 9.5 %. Tepung jenis ini sangat tepat untuk pembuatan produk yang tidak memerlukan volume atau kekenyalan ,namun lebih memerlukan tingkat kerenyahan (crispiness). Produk-produk yang cocok menggunakan bahan dasar tepung soft diantaranya : cookies/biscuit, wafer, makaroni goreng, goreng-gorengan, mie kering dan lain-lain.

Kelanjutan artikel ada di www.a-zbakery.com atau di buku a-z bakery

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *