Fusion Food BusinessIstilah Fusion

Menurut David Farbacher, ahli Fusion Food dari Pitsburgh Amerika, mendefinisikan Fusion berdasar 3 kategori besar dalam dunia kuliner. Pertama adalah mengkombinasikan satu jenis makanan yang berasal dari satu negara dengan gaya penyajian dari negara lain. Contoh pada fusion kategori ini adalah, masakan Cina yang di perkaya dengan sentuhan akhir bergaya Jepang atau Korea. Kedua adalah mengkombinasikan 2 jenis masakan dari 2 negara dengan cita rasa budaya yang berbeda untuk menghasilkan menu baru. Contoh masakan asli Sumatera Barat atau Padang di buat dengan cara memasak jepang ala teppayaki atau cara memasak lainnya. Contoh menu yang di kembangkan oleh Chef Abadi Luthfi dari Suntiang Restaurant di Pondok Indah Jakarta seperti ; Edamame Balado, Beef Rind Miso Soup, Rendang Roll, Gulai Ramen, Rendang Tamago Bowl, Sizzling Beef Tounge with Green Chilli and asam pade saus, dan Laman Kato Sarikayo.

Jenis Fusion ketiga adalah menkombinasikan makanan dari 2 negara yang berbeda dalam satu sajian secara bersaam (dalam satu pot). Contoh : California Pizza yaitu pizza dengan adonan tipis ala italia dengan topping ala California. Disini merupakan kombinasi antara adonan pizza yang tipis (crusty) yang tidak umum bagi masyarakat Amerika yang mengenal adonan pizza, seperti adonan roti ala Pizza Hut dengan topping berbagai bahan baku khas California (Sumber : The Jakarta Post, 24 April 2014)

Bagaimana dengan Fusion Bakery ?

Istilah Fusion ternyata tidak hanya berkembang dalam dunia kuliner, namun juga diadaptasi oleh Industry Bakery. Sebagaimana istilah bakery yang berasal dari kata “bake” dalam bahasa Ingris yang berarti memanggang atau melalui proses pengovenan, maka Istilah Fusion Bakery adalah kombinasi cara mengolah berbagai produk bakery (Bread, Cake, Pastry and Cookies) dengan menggabungkan penggunaan bahan baku lokal Indonesia (Local Ingridients) melalui proses pemanggangan atau pengovenan. Contoh produk dalam kategori istilah fusion tersebut adalah : Cake pisang, Cake Salak, Bolen Blondo, Cookies Tengkleng, Cookies Tempe dan lain sebagainya

Atau Istilah Fusion di dunia Bakery dapat juga diartikan penggunaan bahan baku yang umumnya di gunakan untuk membuat aneka jenis produk bakery namun diolah dengan cara bukan proses pemanggangan (non Baking) , seperti penggunaan kukus atau steam. Dalam istilah kedua ini maka contoh produk favorit yang berkembang di Indonesia adalah aneka jenis Bolu kukus, Brownies Kukus dan contoh aneka produk bakery yang di buat dari bahan baku yang umumnya untuk bakery namun dengan cara memasak selain dipanggang atau di oven.

Untuk menjembatani pemahaman di Industri dan dunia Pendidikan khususnya tingkat SMK, maka pada tanggal 28 Oktober 2015 diadakan seminar dan workshop dengan Tema “FUSION FOOD AND BAKERY PRODUCT” di SMKN 7 Surakarta yang diikuti oleh Para Guru Tata Boga dan Patiseri SMKN se-Solo Raya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *